Tahun Baru, DPK Kaltim Umumkan Kedatangan 5.577 Buku Baru

Foto : Beroperasinya kembali Layanan Perpustakaan Keliling
Foto : Beroperasinya kembali Layanan Perpustakaan Keliling

Samarinda – Momentum tahun baru kali ini dirayakan dengan gemilang dalam dunia literasi di Tanah Borneo. Pasalnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan bangga telah mengumumkan kabar gembira!

Ada sekitar 5.577 buku baru yang siap mengisi rak-rak perpustakaan dan menjadi sahabat setia para pencinta literasi di Bumi Kalimantan. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama, Dra. H E. Mustika Wati.

“Kami berkomitmen merangsang minat baca masyarakat dengan menyajikan beragam buku yang menghadirkan petualangan literasi tak terlupakan,” ungkapnya.

Menurut Ika, sapaan akrabnya, inisiatif ini bukanlah tanpa pertimbangan. Sejak tahun 2023, DPK Provinsi Kaltim memang telah merencanakan penambahan koleksi buku sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan literasi masyarakat.

“Kreativitas literasi itu kan tidak mengenal batas, kami ingin merangsang imajinasi dan pengetahuan melalui ragam buku yang kami sediakan,” terangnya.

Dengan adanya penambahan 5.577 buku baru ini, DPK Provinsi Kaltim tidak hanya mengejar kuantitas tetapi juga kualitas. Berbagai genre dan tema tersedia, mencakup mulai dari fiksi hingga non-fiksi, dari sejarah hingga sains modern.

Perpustakaan adalah sebuah wahana, dimana masyarakat dapat menyesuaikan keinginannya. Kami berharap, kehadiran buku-buku baru ini, akan terjadi lonjakan signifikan dalam minat baca masyarakat,” tuturnya.

Momen yang tak kalah penting, beroperasinya Layanan Perpustakaan Keliling yang akan kembali aktif pada tahun 2024. Layanan ini sebagai bagian dari program berkelanjutan, harapnya dapat membawa perpustakaan lebih dekat dengan masyarakat.

“Kita ingin memperluas jangkauan literasi, dan mendukung peningkatan minat baca di berbagai lapisan masyarakat,” tegasnya.

Dengan semangat perubahan dan inovasi literasi, DPK Kaltim memastikan bahwa tahun 2024 akan menjadi babak baru dalam pengembangan literasi di wilayah Kalimantan.

“Buku-buku baru ini adalah jawaban kami untuk membangun budaya literasi yang semakin berkembang di kalangan masyarakat. Mari bersama-sama menjelajahi dunia literasi yang semakin berwarna,” tutupnya.

Share it:

Related Post